Cepat dan Lugas

Kelakukan kita terhadap kehidupan, menentukan sikap kehidupan terhadap kita

Motivasi kehidupan

Hidup adalah buah perjuangan panjang, dan mati adalah buah perjuangan abadi.

Cinta dan kebersamaan

Jadikan tantanganmu untuk kenyamananmu

Kebahagiaan

Akan sulit rasanya membahagiakan orang lain sementara diri sendiri tidak berbahagia.

Cinta

Kita berhak berhasil. Tapi, seperti semua hak, kita lah yang diharapkan menjemputnya

Saturday, April 4, 2015

Stok Darah Di Jombang Dirasa Kurang , Santri Tebuireng Gelar Donor Darah

Jombang,Plosopos.com—Berbagi antar sesama merupakan suatu hal penting dalam hidup. Lebih-lebih berbagi dengan mereka yang benar-benar sedang membutuhkan. Selain mengesankan, juga bagian dari wujud cinta kasih antar sesama. Santri Husada Pesantren Tebuireng menggelar acara donor darah yang dilaksanakan di Aula Bachir Ahmad lantai 3 Gedung Yusuf Hasyim Jum’at (03/04/15).
Kegiatan sosial yang mengangkat tema, “Setetes Darah Untuk Kehidupan”, adalah hasil kerjasama Santri Husada Tebuireng, Palang Merah Indonesia Cabang Kabupaten Jombang, dan Unit Kebersihan Lingkungan (UKLP) Pesantren Tebuireng. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB, dibuka oleh H. Ahmad Ainur Rofiq, Kepala Pondok Pesantren Tebuireng. Sekitar 200 orang peserta hadir dalam acara tersebut.
Bayu, selaku ketua pelaksana kegiatan donor darah ini menuturkan, kegiatan ini adalah kegiatan pertama Santri Husada yang bekerjasama dengan PMI Jombang. “Karena kesadaran kurangnya pasokan darah di Jombang, santri Tebuireng perlu ikut serta membantu”. Sedangkan, Ketua Administrasi PMI Cabang Jombang, Muhammad Anam dalam sambutannya menegaskan bahwa stok darah di Jombang masih sangat kurang dari angka cukup. Pasalnya kebutuhan darah setiap bulannya mencapai angka 2200 kantong. Namun darah yang tersedia sementara ini perbulan hanya mencapai 1500 kantong. “Sangat kurang, apalagi waktu ramadhan, kita hanya menghasilkan 500 kantong darah. Untuk itu Anam berharap kalangan santri juga peduli terhadap permasalahan ini, khususnya santri-santri Pesantren Tebuireng.
“Darah itu tidak bisa diproduksi seperti obat di perusahaan, melainkan dari donor. Makanya bantuan darah sangat penting sekali, apalagi saat marak terjadi kasus DBD”, ungkap Anam. Hal itu diperkuat dengan sambutan H. Ainur Rofiq. Beliau berharap dengan adanya acara ini setetes darah seluruh kehidupan, merupakan amal di akhirat kelak.
Jumlah pendaftar donor darah mencapai 130 orang. Sedangkan yang dinyatakan lulus uji kelayakan mendonor hanya sekitar 99 orang. Para pendonor mayoritas adalah santri, disusul kemudian para asatidz dan karyawan. Bahkan ibu Nyai Hj. Farida Salahuddin Wahid turut serta mendonorkan darahnya siang tadi, setelah shalat Jum’at.(sumber tebuireng.org )

Tangkal Ajaran Aliran radikal ,PK IPNU-IPPNU MTS Negeri Tambak Beras Gelar Makesta

Jombang, Plosopos.com – Para santri dan pelajar yang menempuh pendidikan di pesantren nantinya diharapkan menjadi kader penerus Nahdlatul Ulama (NU). Karenanya membekali mereka dengan materi Aswaja dan NU adalah jawaban nyata agar kelak menjadi kader andalan.
KH Irfan Sholeh selaku Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jawa Timur merasa sangat prihatin kalau kemudian ada santri serta pelajar yang terlibat dalam gerakan Islam garis keras ataupun kiri.
“Kami sangat tidak ingin bila ada santri maupun pelajar alumni pesantren ini yang keluar dari Nahdlatul Ulama,” kata Gus Irfan, sapaan akrabnya, Sabtu (4/4). Apalagi seperti diketahui para pimpinan dan pengasuh Pesantren Tambakberas adalah aktifis NU. Bahkan KH Abdul Wahab Chasbullah yang nota bene salah seorang pengasuh pesantren ini adalah di antara pendiri NU bersama sejumlah kiai lain, lanjutnya.
. Karenanya mengenalkan NU sejak dini adalah sebuah jawaban bagi ketersediaan kader dan penerus NU di masa mendatang. “Saya sangat bangga kalau sejak dini para pelajar di sekolah ini bisa dikenalkan keberadaan NU,” tandasnya. Karenanya Gus Irfan sangat berterimakasih atas itikad baik kepengurusan IPNU dan IPPNU Jombang yang telah mendirikan kepengurusan Komisariat IPNU dan IPPNU di MTsN Bahrul Ulum.
Beliau juga mengisahkan bahwa ada salah seorang santri di pesantren ini yang ternyata terlibat dalam gerakan Islam keras, seperti aliran Wahabi serta Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI. “Karenanya saya mendukung kegiatan yang diselenggarakan IPNU dan IPPNU di sekolah ini,” tandasnya.
Hal yang sama disampaikan Kepala Sekolah MTsN Bahrul Ulum Tambakberas, Muhammad Syua’ib. Baginya, NU identik dengan Pesantren Tambakberas. “Karena pendiri NU adalah dari pesantren ini,” terangnya. Selaku pimpinan sekolah, ia merasa sangat berdosa kalau para siswa dan siswinya tidak kenal dengan baik keberadaan NU. “Karena itu para pelajar di MTsN Tambakberas harus aktif di IPNU dan IPPNU,” ungkapnya.
Apa yang disampaikan KH Irfan Sholeh dan Muhammad Syua’ib sebagai matarangkai dari kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) di MTsN Bahrul Ulum Tambakberas. Kegiatan berlangsung dua hari yakni hari Kamis (2/4) serta Sabtu (4/4).
“Kegiatan Makesta harus dilaksanakan selama dua kali pertemuan karena menyesuaikan dengan jadwal sekolah yakni dari jam 7 pagi hingga 12 siang,” kata Ketua PC IPNU Jombang, Abdur Rosyid.
Lokasi kegiatan yang diikuti 680 siswa dan siswi kelas akhir tersebut di GOR pesantren setempat. Hadir sebagai pemateri antara lain KH Taufiq Abdul Jalil yang mengupas tentang Aswaja NU, juga Dr H Ainur Rofiq yang menyampaikan materi ke NU an. Sedangkan rekan dari PC IPNU dan IPPNU Jombang memberikan materi seputar organisasi pelajar tersebut, organisasi serta kepemimpinan

Ustadz Arifin Ilham Sebut Habib Rizieq Orang Yang Paling Layak Memimpin NKRI

ustadz arifin ilham - habib rizieqUstadz Arifin Ilham - Forum Umat Islam (FUI) telah mengeluarkan daftar nama-nama calon presiden untuk NKRI Bersyariah yang ditawarkan kepada umat. Ada 15 nama tokoh umat yang disebutkan oleh Sekjen FUI KH Muhammad Al Khaththath.
Menurut Ustad Al Khaththath, lima belas orang ini adalah orang-orang yang selama ini dikenal sebagai pemimpin umat. Selain itu mereka juga dikenal tampil di permukaan dengan kiprah, latar belakang, dukungan umat, serta pandangan mereka terkait penerapan syariah secara formal di Indonesia.

Ustadz Arifin Ilham Mendukung Bulat Pencalonan Habib Rizieq

Di antara 15 orang itu terdapat nama seperti Habib Muhammad Rizieq Syihab, Ustad Abu M Jibril, KH Abu Bakar Baasyir, KH Ma'ruf Amin, KH Hidayat Nurwahid, KH Didin Hafiuddin, Ustadz Arifin Ilham, bahkan juga Jubir HTI Ismail Yusanto.
Lalu, bagaimana tanggapan para tokoh-tokoh tersebut terkait gagasan FUI tentang NKRI Bersyariah dan para Capres Syariah ini?.
Beberapa waktu lalu, sebelum lima belas nama ini diumumkan, pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra Ustadz M. Arifin Ilham, kepada Suara Islam Online, telah menyatakan dukungannya terhadap gagasan FUI ini. Bahkan saat ditanya tentang aspirasi umat yang besar kepada Habib Rizieq, Ustadz Arifin Ilham tak segan-segan untuk mendukungnya.
"Beliaulah yang paling layak memimpin, beliau doktor dibidangnya. Beliau seorang pengamal dalam syariah, terbukti," kata Ustadz Arifin Ilham di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor usai halaqah Subuh baru-baru ini.
Ustadz Arifin Ilham bahkan menyatakan mendukung bulat pencalonan Habib Rizieq. "Kalau beliau jadi presiden, Arifin mendukung bulat. Gede-gede bulatnya, biar presiden tahu," pungkasnya. (sumber berita: suara islam.com)

Ummat Islam Tahu Hubungan Mesra Arab Saudi & Israel

Arab Saudi - Konflik Yaman yang sedang berlangsung saat ini kembali menguak hubungan mesra antara Arab Saudi dengan Israel. Seperti sudah diketahui umat Islam sedunia, dalam serangan udara pasukan militer Saudi pada Kamis lalu ke Yaman, disebut-sebut jet tempur Israel ikut serta dalam penyerangan itu.
"Ini pertama kalinya pasukan Zionis bergabung dengan koalisi negara Arab," ujar Sekretaris Jenderal Partai Politik Al-Haq, Yaman, Hassa Zayd dalam akun jejaring sosial Facebook, seperti dilansir Global Search, Ahad (29/3).
Dia mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sudah memerintahkan langsung Angkatan Udara Israel mengerahkan jet-jet tempur mereka buat mendukung serangan Arab Saudi ke Yaman.
November lalu, Menteri Perminyakan Saudi Ali al-Naimi menyatakan kesediannya menjual minyak ke Israel.
"Yang Dipertuan Agung Raja Abdullah (ketika itu) selalu menjadi contoh tentang hubungan baik antara Saudi dengan negara lain," kata Naimi kepada wartawan di Wina. "Dan negara Yahudi juga tanpa kecuali."
Beberapa bulan sebelumnya, mantan kepala intelijen Saudi Pangeran Turki al-Faisal menulis opini di koran Israel Haaretz tentang posisi Liga Arab dalam proses perdamaian antara Israel dengan Palestina.
Pejabat Uni Eropa di Brussels, Belgia, Februari lalu mengatakan kepada stasiun televisi Israel Channel 2, Arab Saudi sudah menawarkan wilayah udaranya untuk dilintasi pesawat-pesawat jet tempur Israel guna menyerang Iran jika diperlukan.
Langkah itu sebagai balas budi buat Israel yang meningkatkan pembicaraan damai dengan Palestina.
"Pihak berwenang Saudi sudah berkoordinasi penuh dengan pejabat Israel dalam soal Iran," kata pejabat Eropa itu, seperti dilansir Sputnik News, Kamis (26/2).
Jika jet-jet tempur Israel bisa melintasi wilayah udara Arab Saudi maka Negeri Bintang Daud itu bisa menyerang Teheran kapan saja tanpa perlu mengitari Teluk Persia.
Channel 2 juga mengungkapkan pasukan intelijen Israel dan negara Arab juga sudah berbagi informasi soal program nuklir Iran.
Surat kabar asal Inggris The Sunday Times menerbitkan laporan mengejutkan November 2013 lalu.
Arab Saudi akan mengizinkan Israel melintasi wilayah udara negeri itu untuk menyerang Iran. Tak hanya itu, Saudi juga akan menyediakan pesawat tanpa awak, helikopter penyelamat, dan pesawat tanker
Penyerangan itu merupakan langkah antisipasi jika pembicaraan di Jenewa, Swiss, antara Negara Barat dan Iran pekan ini gagal memaksa Iran menghentikan program nuklirnya, seperti dilansir surat kabar Haaretz, Ahad (17/11/2013).
"Ketika perjanjian Jenewa ditandatangani maka pilihan untuk melancarkan serangan militer akan kembali dipertimbangkan. Pihak Saudi sangat marah dan bersedia mendukung penuh Israel," ujar Times mengutip sejumlah sumber.
Pada November 2013, menurut radio Israel, Wakil Menteri Pertahanan Arab Saudi Amir Salman bin-Sultan dan dua pejabat lainnya diam-diam mengunjungi Negeri Bintang Daud itu.

Gus Sholah Dan Din Syamsudin Sebagai Tim Pengkaji Situs Radikal

Jakarta, Plosopos.com ~ Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara membentuk tim panel untuk menangani persoalan situs-situs yang bermuatan paham radikal dan terorisme. Tiga tokoh senior dipercaya menjadi anggota tim ini yakni Bagir Manan, Salahuddin Wahid (Gus Solah) dan Din Syamsuddin.
Menurut Rudiantara, pembentukan tim ini sesuai dengan saran Wakil Presiden Jusuf Kalla. Wapres sempat menyatakan bahawa Kemenkominfo perlu mengkaji kembali rekomendasi yang diberikan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme sebelum benar-benar memblokir sebuah situs internet.
"Saya sudah menandatangani Kepmen (Keputusan Menteri) untuk membentuk panel," kata Rudiantara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2015).
Penujukan Bagir, Gus Solah dan Din menurut Rudiantara dilakukan agar tim ini nantinya dalam bekera lebih baik dan transparan.
Selain diisi oleh tiga sosok senior itu, tim panel juga diisi oleh beberapa tokoh masyarakat dan ahli yang bertugas untuk memberikan penilaian dan rekomendasi. Menurut Rudi, pemblokiran 22 situs yang dilakukan baru-baru ini sama sekali tak terkait dengan ajaran agama tertentu. 
"Masalahnya bukan islam yang diblokir, ada beberapa situs saja yang terindikasi radikalisme berdasarkan permintaan BNPT," kata dia.
Rudiantara melanjutkan, kebanyakan dari situs tersebut menggunakan domain berakhiran .com yang bersifat lebih global daripada yang berakhiran .id atau domain lokal.
Penggunaan domain .com membuat Kemenkominfo kesulitan mendeteksi pengelola dan data-data situs tersebut. Karena itu kepada pengelola situs, Rudiantara mengimbau agar menggunakan domain .id. 
"Kami juga bantu pendaftarannya di PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) agar kami tahu di dalamnya siapa," ujar dia. 

MAJALAH AULA HADIR DALAM BENTUK DIGITAL

Surabaya, Plosopos.com – Seiring perkembangan teknologi, banyak kemudahan yang bisa diraih. Khususnya dalam penyebaran media. Media yang semula versi cetak dan penyebarannya terbatas, kini dapat dinikmati di belahan manapun.
Ini juga yang dilakukan Majalah PWNU Jawa Timur “AULA”. “Teknologi dan kemudahan bagi tersebarnya media harus kita ikuti,” kata Johan Runtiko kepada NU Online, Jum’at (27/3). Ia menandaskan, ikhtiar dari media kebanggaan warga NU tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan kecepatan dan kemudahan informasi, lanjutnya.
Mas Jho, sapaan akrabnya menandaskan bahwa terobosan memanfaatkan kios koran digital lewat fasilitas Scoop ini sebagai sebuah kebutuhan yang tidak terhindarkan. “Zaman sekarang fasilitas seperti ini sudah jamak,” kata layouter Majalah Aula ini. Sehingga sejumlah majalah, buku hingga koran bisa diakses di berbagai kesempatan lewat internet, lanjutnya.
“Kita harus mengakui bahwa distribusi majalah Aula masih terbatas dan sangat tergantung dengan kerja keras bagian sirkulasi,” ungkapnya. Namun dengan menggunakan fasilitas scoop, maka para pembaca dan pelanggan Aula di berbagai kawasan bisa dengan mudah mengakses, lanjutnya.
Fasilitas Aula versi digital ini nantinya dapat diakses oleh pembaca melalui IOS, android serta windows mobile. “Dan untuk bisa mendapatkan fasilitas ini tentu pengunjung akan dikenakan biaya,” tandas Afif Amrullah. Redaktur Pelaksana Majalah Aula ini juga memastikan bahwa harga yang harus dibayar sangat terjangkau, lanjutnya. “Biaya setiap edisi sepuluh ribu rupiah,” kata Afif, alumnus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel ini.
. Yang sangat menjadi pertimbangan disamping faktor mengikuti teknologi, juga lantaran banyak pembaca khususnya di luar negeri. “Para pengurus NU di luar negeri saat ingin memantau perkembangan jam’iyah di tanah air bisa mengakses Aula versi digital ini,” katanya.
Seperti diketahui, setiap edisi majalah Aula versi cetak dikenakan biaya lima belas ribu rupiah. Dan baik Afif maupun Mas Jho memastikan edisi terbaru dari Majalah Aula versi digital sudah dapat dinikmati setiap tanggal 5 di awal bulan.
“Yang tersedia masih edisi tahun ini yakni 2015,” kata Mas Jho. Namun dalam perjalanannya, seluruh edisi Majalah Aula akan dapat dinikmati dalam versi digital. “Hingga edisi pertama,” imbuhnya. “Tapi untuk bisa merampungkan versi digital sejak tahun 1978 tentu perlu ketelatenan, ketekunan dan kesungguhan,” pungkas Mas Jho.
Majalah Aula kini telah memasuki tahun ke 37. Untuk edisi bulan April 2015, majalah dicetak sebanyak 15 ribu eksemplar dengan penyebaran ke seluruh pelosok Nusantara.(
Cyberdakwah)

program beasiswa PKU Gontor



      A.    Latar belakang
Sesuai dengan sabda Rasulullah Saw, ulama adalah pewaris para nabi dan karena itu mereka dituntut untuk memainkan peran para Nabi, yaitu menyampaikan ilmu pengetahuan, memperbaiki keamanan dan akhlak masyarakat, sekaligus memberi pemecahan lagi persoalan-persoalan yang dihadapi umat mereka. Dari masa ke masa tantangan dakwah tidaklah semakin ringan. Dewasa ini para ulama’ dituntut untuk mengahadapi tantangan-tantangan ekternal yang berasal dari Barat dan peradapan lainnya yang bersebrangan dengan islam.

Problem internal muslim berasal dari kelesuan intelektual yang berimplikasi pada ekstrimisme, kejumudan, kepicikan, perselisihan dan perpecahan dikalangan umat muslim. sedangkan problem-problem ekternal antara lain budaya lokal atau asing, ideologi atau konsep, seperti materialisme, kapitalisme, liberalisme, sekularisme, plurlisme relijius, relativisme, dan lain sebagainya yang mana itu semua berasadl dari peradapan Barat.
Untuk menghadapi tantangan ini, diperlukan sebuah proses kaderisasi ulama’ yang memfokuskan pada tiga hal : pertama pendalaman konsep-konsep fundamental dalam islam dan mengaplikasikannya dalam menghadapi tantangan dakwah kontenporer: kedua mengenal dan konsep-konsep kunci peradaban Barat yang telah merasuk kedalam pemikiran umat islam; dan ketiga mendalami teknik dan metode ghozwul fikri dalam bentuk training training jurnalistik, leadership, multimedia dan sebagainya.

Visi:
Program kaderisasi intensif untuk mempersiapkan ulama’ di masa yang akan datang.
Program kaderisasi  yang menyiapkan fasilitas bagi pemuda-pemuda muslim untuk memprsiapkan diri mereka guna melayani umat di masa depan.
program study intensif untuk mengatasi problem-problem umat, internal maupun eksternal.

 Misi:
Membekali kader-kader ulama’dengan memfokuskan pada:
Penguasaan ilmu-ilmu dasar keislaman seperti al-Quran, Tafsir, Hadist, Fiqih< dan Ushul Fiqh.
Pemahaman tentang tantangan pemikiran islam, kontemporer yang berasal dari metodologi, filsafat dan ideologi Barat yang berupa westernisasi, globalisasi, liberalisasi, sekularisasi, pluralisme, relativisme dan lain sebagainya.
Identifikasi peta potensi umat islam dan dunia islam dalam bidang pendidikan dakwah, ekonomi, politik, budaya dsb.
Pengembangan potensi diri dalam pemimpin, mendidik, berdakwah, berusaha, berpolitik, mengembangkan ilmu (self-study) dsb.
Pengembangan potensi diri dalam berdiskusi, berdebat, berpolemik, berdialog, baik secara lisan maupun tulisan.

Materi Kajian dan Pelatihan
·         Dirasah Islamiyah
·         Stuidy Al-Quran
·         Study Hadist
·         Islam dan ideologi Kontemporer
·         Integrasi Aqidah dan Syariah
·         Syariah
·         Pemikiran Islam Kontemporer
·         Perdaban Islam
·         Sejarah dan Peradaban Islam
·         Pendidikan Islam
·         Peradaban Barat
·         Sejarah Peradaban Barat
·         Paham dan Aliran Pemikiran Barat
·         Islam dan Barat
·         Tantangan Dakwah
·         Islam dan Isu-Isu Pemikiran Kontemporer
·         Dunia islam dan Dakwah
·         Agama-agama dan Aliran merusak
SKILL
·         Jurnalistik
·         Teknik Penulisan Karya Ilmiah
·         Multimedia
·         Leadership
Fasilitas
Fasilitas Untuk kaderisasi ulama’ ini terdiri dari:
·         Asrama lengkap dengan ruang makan dan dapur
·         Ruang perkuliahan
·         Ruang komputer
·         Ruang diskusi dan seminar
·         Ruang pertemuan (hall)
·         Perpustakaan
·         Tenaga Pengajar
Tenaga pengajar untuk kaderisasi ulama’ ini terdiri dari :
Pimpinan pesantren
·         Doktor bidang al-Quran, Tafsir, hadist, Fikih lulusan dalam dan luar negri.
·         Doktor bidang pemikiran islam (kalam, filsafah, tassawuf)
·         Doktor dalam bidang ghazwul fikri, kristologi, multimedia, jurnalistik dsb.
·         Dosen Pengampu
·         Dr. Abdullah Syukri Zarkasyi
·         Dr. Amal Fathullah Zarkasyi
·         Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi
·         Dr. Ahmad Hidyadullah Zarkasyi, M.A
·         Dr. Tufik Hulaimi
·         Dr. Dihyatun Masqon, M.A
·         Dr. Adian Husaini, M.A
·         Dr. Adnin Armas, M.A
·         Dr.Syamsuddin Arif
·         Dr. Mohammad Muslih
·         Dr. Mukhlis Hanafi
·         Dr. Zainuddin, MZ
·         Dr. Kholid Muslih, M.A
·         Muhammad Badrun Syahrir, M.A
·         Sujiat Zubaidi, M.A
·         Imam Kamaluddin, M.Hum
·         Setiawan Lahuri, M.A
·         Khoirul Umam, M.Ec
·         Abdul Hafidz Zaid, M.A
Waktu dan Tempat Kaderisasi
Jangka waktu untuk pendidikan kaderisasi ulama’ ini adalah 6 bulan, bertempat di Kampus Institut Study Islam Darussaalam (ISID) Pondok Modern Gontor.
Biaya
Seluruh biaya pendidikan (SPP, Akomodasi, dan konsumsi) ditanggung oleh Pondok Modern Darussalam Gontor.
Persyaratan Peserta
·         Dapat berbahasa arab secara aktif
·         Dapat berbahasa ingris aktif atau pasif
·         Bersedia bermukim di dalam asrama
·         Bersama menanggung biaya transportasi dan lain-lain.
·         Interview
·         Merupakan utusan organisasi keagamaan.
·         Minimal berijazah S1
·         Mengajukan surat lamaran disertai
o   Foto copy ijazah
o   Surat rekomondasi dari lembaga/ormas islam
o   Pas foto 4x6 sebanyak 5 lembar
o   Curriculum Vitae
o   Karya Ilmiah
o   Lamaran dikirim ke alamat: Sekretariat Program Kaderisasi Ulama’ (PKU) Kampus Pusat Isid Gontor, Jl. Raya Siman, Ponorogo Jawa Timur 63471.