Judul : Mata PenaklukPenulis : Abdullah Wong
Penerbit : Expose
Tanggal terbit : Januari-2015
Jumlah Halaman : 301
Peresensi : Sofyan Tsauri
Awal tahun 2015 ini, dunia buku,
terutama di jagat sastra Indonesia, telah dihadirkan sebuah buku antik
dan unik. Buku novel itu berjudul Mata Penakluk, karya Abdullah Wong.
Disebut antik, karena novel ini ditulis dengan cara yang “berani”.
Disebut berani, karena di novel itu sosok KH Abdurrahman Wahid (Gus
Dur) sebagi tema utama disajikan dalam bentuk monolog imajiner. Sehingga
saat membaca novel ini kita seakan sedang membaca langsung penuturan
Gus Dur. Dalam novel setebal 300 halaman ini kita akan melihat secara
imajinatif bagaimana perasaan Gus Dur dalam melihat realitas kehidupan
dirinya sendiri.




